Wednesday, June 22, 2005

Beda

Perbedaan itu SUNNATULLAH. Perbedaan itu indah.

Kebayang gak kalo semuanya sama?! Bayangkan aja kalo semua warna di dunia ini sama, cuma satu.

Kesucian warna putih ga akan bermakna kalo semuanya putih, ga ada yang hitam.

Kesejukan warna hijau ga akan menyentuh kalo ga dipadukan dengan warna coklat. Keberanian merah ga akan terasa kalo ga ada warna abu-abu.

Keindahan biru pun ga akan terlihat kalo ga dibandingkan dengan kecerahan warna kuning.

Perbedaan bisa menyatukan, bisa pula tidak. Tergantung bagaimana perbedaan itu disikapi. Right?

Sombong

Apa sih alasan orang bersikap sombong di dunia ini?
Harta?
Orang yang kaya raya bisa aja tiba-tiba jatuh miskin karena seluruh rumah dan hartanya musnah dilalap api.
Kedudukan/jabatan?
Kedudukan tinggi sama sekali bukan jaminan seseorang hidup bahagia. Tidak menjamin ia bakal disukai dan dihargai oleh semua orang. Kapan pun, kedudukan itu bakal lepas dari genggamannya.
Kepandaian?
Hm….orang yang pandai, pintar, cerdas memang mengagumkan. Tapi apa daya jika tiba-tiba kepalnya terbentur lalu menyebabkan amnesia atau kelumpuhan total?
Keberanian?
Orang yang terlalu bangga dengan keberaniannya, suatu saat akan dihampiri bencana.
Hal-hal di atas cuma sekelumit contoh dari kejadian-kejadian luar biasa pada diri manusia. So, sadar ga sih kalo semua yang kita punya cuma bersifat sementara, ga ada yang kekal. Semuanya akan menjadi “ladang pahala” kalau kita bisa menyikapinya dengan benar.

Ga Enak????

Kenapa sih, banyak orang yang membiarkan orang lain merasa tidak enak padanya?
“nit, buku g dibawa ga?”
“wah…sori bgt ri, g lupa. Besok ya?!”
“ah…loe gimana sih? Kan udah g bilang g mau pake tuh buku hari ini.”
“iya, g tahu. Tapi g lupa , tadi pagi g kesiangan jadi g buru-buru. Maaf bgt ya..”
“kebiasaan loe pelupa! Bikin g BT tau!”
“iya..iya..maaf bgt ya..”
“ya udah tapi besok bener ya, bawa buku g!”
“iya iya…g ‘reminder’ deh, maaf ya..”
Kalo dilihat, apa sih untungnya riri marah-marah sama nita? Cuma bikin nita ga enak hati doank kan? Emang bener sih kalo riri gondoknya selangit. Tapi kan marah-marah bukan hal yang tepat. Bukan solusi.
Semarah apapun riri, ga bisa bikin itu buku dateng sendiri. Kemarahan riri malah merugikan dirinya sendiri, bisa jadi energi sarapannya terbuang habis cuma buat marah-marah. Di sisi lain kemarahnnya cuma bikin nita ngerasa ga enak hati plus sebel. Iya kan?
Coba deh bayangin kalo riri ikhlas dan ngomong baik-baik, dijamin nita bakal menyadari kelalaiannya akan sebuah tanggung jawab. Bukan mustahil nita memutuskan untuk pulang mengambil buku dengan penuh keikhlasan.

the amazing thing

Sosok seorang wanita sungguh telah membuatku terkagum. Kekaguman seorang wanita terhadap wanita lain. SUBHANALLAH. Seorang wanita yang diberkahi semangat luar biasa. Semangat berjuang di jalanNya, penuh kesabaran, kasih sayang, dan ke’arifan. Hidupnya penuh dengan ujian, namun semua dilewatinya dengan tawakkal dan senyuman. Aku bersyukur. Sangat bersyukur, diberi kesempatan untuk turut merasakan segala tanda-tanda kekuasaanNya di dalam dirinya.
Meski dia selalu ada untukku,
kurasakan kekuatan kasih sayang dan do’anya tak pernah putus untukku,
semangatnya yang tinggi selalu menjadi semangat hidupku,
nyawanya pernah dipertaruhkan untukku,
namun aku tahu dia bukan seutuhnya milikku. Dia milik umat. Terlalu banyak orang yang sangat memerlukan kasih sayangnya. Kasih sayang dari seorang WANITA LUAR BIASA.
I Love You Ummi…