Thursday, March 30, 2006

GMSK.... hhhmmm... YUMMY... I’m love in it... ^_^

GMSK itu beda banget…. lain yang lain. Sebagian besar terdiri dari mahasiswi. Gak tau kenapa ya, tiap angkatan hanya ada sekitar 10% mahasiswanya, padahal ahli gizi cowok tuh most wanted lho...makanya temen-temen saya yang cowok tuh bangga banget kalo ditanya jurusan apa. Walaupun kalau main Futsal atau olahraga lainnya pas-pasan cowoknya he...;p Hal lain yang bikin GMSK beda adalah suasana kekeluargaan antara dosen, staf, dan mahasiswa. Sampai kalau ada acara apa-apa semua dosen turun tangan bareng-bareng para staf and mahasiswa. Misalnya aja tiap acara HPS (Hari Pelepasan Sarjana) di Departemen, semua dosen turun tangan bareng-bareng ikutan mendekor ruangan. So, enak lho kerja sambil nge-jokes bareng dosen-dosen and dibawin banyak makanan...he..;p
Bagi saya, GMSK itu asyik banget, semua ilmunya bisa dipake dalam kehidupan sehari-hari, sambil belajar menjadi ortu yang baik dan benar, secara tidak langsung saya juga harus belajar hidup sosial dan bemasyarakat. Contoh konkritnya dimulai ketika saya diterima di Badan Konsultasi Gizi (BKG), salah satu organisasi bergengsi di GMSK, setelah melalui seleksi ketat oleh para senior. Dalam BKG semua ilmu yang saya dapat selama kuliah benar-benar diaplikasikan. Sambil dibimbing oleh kakak-kakak senior, saya dan teman-teman belajar bagaimana menghadapi klien dan memberikan konsultasi gizi yang baik dan benar. Benar-benar real lho... qta sering diundang dalam beberapa acara kampus (dari Departemen dan Fakultas lain) untuk membuka stan konsultasi gizi kalau lagi ada event-event tertentu. Seru banget deh... stan BKG always rame, banyak dapat kenalan baru, kliennya betah banget konsultasi lama..;p
Selain itu saya juga mendapat pengalaman yang sangat berharga ketika Kuliah Kerja Profesi (KKP) di desa. Selama 7 minggu saya dan teman-teman dari depertemen lain tinggal di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor dan melaksanakan berbagai program yang berkaitan dengan pertanian, sosial, serta gizi dan kesehatan. Setiap mahasiswa GMSK disebar ke 4 kabupaten di Jawa Barat & Jawa Tengah . Saya dan teman-teman GMSK lain sebagai satu-satunya mahasiswa GMSK dalam tim desa yang terdiri dari 6 orang gabungan mahasiswa berbagai departemen, bertanggung jawab penuh terhadap program khusus dari Departemen GMSK untuk melakukan maping status gizi seluruh balita yang ada di desa masing-masing. Alhasil setiap hari saya dan teman-teman satu tim harus mengikuti posyandu di seluruh RW yang ada di desa, setelah posyandu kami masih harus keliling desa, naik turun bukit door to door menimbang dan mengukur tinggi badan para balita. Diantara 1.214 balita yang berhasil kami timbang di Desa Gunung Picung, ditemukan 2 balita yang terkena gizi buruk dan puluhan balita dengan status gizi kurang. Balita yang gizi buruk langsung kami laporkan kepada Puskesmas setempat yang kemudian dirujuk ke Puslitbang Gizi Bogor. Selama KKP kami sebagai mahasiswa sangat dihargai dan dihormati oleh penduduk sekitar, bahkan ketika kami pamitan pulang, mereka melapas kami dengan tetesan air mata...hix...;p

0 Comments:

Post a Comment

<< Home