SYUKURKU
Saya hidup dan tumbuh dengan kekuatan do’a dan kasih sayang.
Bersyukur. Itu hal utama yang diajarkan Ummi. Alhamdulillah saya merasakan semua kekuatan Syukur dan keikhlasan do’a dari kedua orang tua, keluarga, dan orang-orang terdekat saya.
Belakangan ini entah mengapa saya sering memperhatikan karakter orang dan menilai latar belakang mereka (hmm... honestly maaf kalau saya mambandingkannya dengan kehidupan saya pribadi). Hasil pangamatan dan analisis saya manyimpulkan bahwa anak-anak yang tidak mandapatkan trust dari lingkungannya, cenderung akan tumbuh menjadi orang yang sulit percaya pada lingkungannya bahkan menjadi tidak peduli, kurang percaya diri, dan lebih sulit untuk bersyukur dengan apa yang telah diterimanya.
Saya sangat menyadari dan bersyukur bahwa saya tumbuh menjadi seseorang yang percaya diri, dan cenderung peduli dengan lingkungan. Itu semua berkat didikan dan suasana lingkungan keluarga yang memang membuat saya selalu merasa nyaman dan percaya (trust) serta mendapatkan kebebasan untuk berekspresi. Kedua orang tua saya sudah mananamkan kepercayaan pada saya sejak saya kecil, dan terus meningkat hingga saya dewasa. Mereka cenderung mamberikan saya kebebasan dengan syarat tuntutan tanggung jawab dengan apa yang saya rencanakan dan lakukan.
Dari hal ini dapat terlihat nyata bahwa ”Teori Efek Hipnotis Pengasuhan” memang terbukti.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home